A LONELY MERMAID
Di Bumi ini terdapat perairan yan membentang
luas dan samudara yang sangat luas bahkan tak terbayangkan bagaimana luasnya
perairan di bumi kita ini.
Dari banyaknya samudra yang membantang luas
mengelilingi bumi kita ini. Salah satu dari banyaknya samudra yang berada di
bumi kita ini memiliki sebuah rahasia yang besar. Yaitu tempat tinggal para
mermaid dan merman(Sebutan duyung untuk yang laki-laki).Di kedalaman samudra
yang biru di sanalah mereka tinggal di kerajaan Merma.Mereka tinggal
berdampingan dengan semua ekosistem laut dan tugas mereka juga adalah tetap
menjaga agar lautan menjadi indah .
Mereka juga berteman dengan semua hewan air
termasuk juga yang buas seperti ikan hiu.Menurut mereka ikan hiu adalah hewan
penyayang , penuh kasih sayang, dan selalu membantu sesama makhluk. Sebenarnya
mereka tak berbahaya mereka hanya akan menyerang jika mereka terancam.
Para mermaid dan merman hidup di kedalaman
samudra bukan karena tak menyukai sinar matahari justru malah kebalikannya
mereka menyukainya tetapi mereka melakukannya jika mereka merasa ingiin
melakukannya. Mereka bisa saja berloncat-loncatan di permukaan air laut karena
saking senangnya dengan sinar matahari.Mereka tinggal di kedalaman laut karena
mereka tak ingin kehidupan mereka di ganggu oleh para humani yang sering menangkap para mermaid dan merman.
Para mermaid dan merman yang sudah tertangkap
akan di bawa pergi oleh para humani. Karena itulah raja dari kerajaan Merma
menghimbau agar berhati-hati pada saat muncul ke permukaan air.Karena Para
humani yang telah membuatnya kehilangan sang ratu atau istrinya yang
mengorbankan nyawanya demi putrinya.
Sang raja merman yang bernama Neptune rust
merma memiliki putri yang bernama Delvin nask Merma .Delvin adalah satu-satunya
putri atau anak yang di miliki raja. Jadi Delvin adalah pewaris satu-satunya
kerajaan Merma .
Hari yang cerah pun mewarnai samudra yang biru
sehingga sinar tersebut dapat menyinari samudra hingga ke dasarnya tetapi tak
semua dasar samudra terkena cahanya. Hanya bagian dari rumah rakyat saja yang
terkena. Dan itulah yang menjadi daya tarik para mermaid dan mermain untu
berenang ke permukaan air dan menikmatinya,tetapi itu semua tak berlaku untuk
Delvin ia hanya diam memandang dunia luar dengan jendela kamarnya .Dan melihat
para mermaid dan mermain yang lain bersenang-senang. Delvin di larang oleh sang
raja untuk berenang ke permukaan karena itu berbahaya baginya. Jadi Delvin tak
bisa melawan perintah sang raja. Dan itulah yang membuat kehidupannya
membosankan.
Delvin yang memiliki rambut yang panjangyang
berwarna merah yang panjang menjuntai hingga menutupi bagian punggungnya.Dengan
ekor yang berwarna merah ruby dan sisik ekornya yang berkilau . Para mermaid
menutupi buah dada mereka dengan selaput yang tebal sehingga yang terlihat
hanya selaputnya saja.
Delvin yang sekarang ini hanya diam,
sebenarnya memikirkan sesuatu , sebenarnya keinginannya adalh ia ingin memiliki
sahabat yang senantiasa bisa menemaninya ska maupun duka.
Tetapi sahabat yang Delvin dambakan tak
menginginkannya sama sekali dan jika Delvin bertemu dengan mereka , langsung
saja mereka menjauh dari Delvin sejauh mungkin .Delvin tak tau apa sebab mereka
ingin menjauhinya.
Meski sang raja sibuk dengan tugasnya yang
selalu mengurus kerajaan tetapi ia juga tak pernah tidak meluangkan waktunya
untuk menyemangati Delvin yang terkadang bosan dengan hidupnya sendiri dan
itulah yang membuat Delvin dapat bertahan. Dengan semua itu.
Tetapi pada suatu hari Delvin benar-benar
merasa muak dengan hidupnya yang membosankan. Lalu ia membulatkan tekad untuk
menemui teman yang selalu ia incar untuk menjadi sahabatnya.
Pada hari itu sinar matahari bersinar terang
tetapi tak ada yang tertarik untukberenang ke permukaan air untuk menikmati
semua .
Via yang keluar untuk menemui teman yang
selama ia idam-idamkan.Sebenarnya mereka adalah orang biasa saja tetapi sikap
yang menyebalkan membuat Delvin merasa tertantang untuk berteman dengan mereka.
Pada saat Delvin berjalan – jalan dalam
pencariaanya dan tak lama ia menemukan mereka dan langsung saja Delvin
mendatangi mereka, dengan segara mereka bertiga pun langsung pergi meninggalkan
Delvin yang ingin mendekat tanpa pikir panjan Delvin pun mengejar mereka .
“Tunggu , tunggu aku , aku hanya ingin
bersahabat dengan kalian . Maukah kalian jadi sahabatku?? Hanya itu saja yang
aku inginkan dari kalian.”
Tetapi tetap saja mereka tak mendengarkan apa
yang dikataan Delvin.
“Kalau begitu aku akan melakukan semua yang
kalian inginkan.”
Lalu mereka yang tadinya berlari sekarang
menjadi berhenti dan menoleh ke belakang. Dan Delvin pun mendekat pada
mereka.Pada akhirnya mereka pun berkenalan.
“Namaku adalah zaden garwin.”
Ujarnya teman Delvin yang berada di depannya.
“ yang di sebelah kiriku adalah Sean baigh dan
yang di kanan adalah Gea dasim. “
Kata Zaden dengan ramah.
“ Kalau begitu kau ikutlah dengan kami , kami
ingin kau ikut dengan kami ke permukaan.”
Ujar Zaden dengan senyuman yang manis.
Tetapi Sebenarnya Delvin pun berfikir-fikir
karena ia tak diperbolehkan untuk berenang di permukaan air karena itu sangat
membahayakannya, tetapi saat ini temannnya sangat penting baginya, jadi ia
menerima tawaran tersebut.
Delvin pun diajak oleh ketiga temannya untuk
berenang ke permukaan. Setelah mereka sampai ke permukaan, Delvin yang tak
pernah melihatnya hanya bisa terkagum dan terpesona akan keindahan sinar
matahari. Lalu teman-teman Delvin berloncat-loncatan bagai ikan paus yang
sedang menghirup oksigen.Dengan semangat Delvin pun juga melakukannya, dalam
percobaan pertama ia tak terlalu mahir tetapi ia tak putus asa demi temannya ia
akan melakukannya.Sampai akhirnya Delvin pun bisa melakukannya dengan
baik.Tetapi lama-lama ia merasa sangat senag melakukannya.Jadi ia melakukan
berulang-ulang hingga ia tak sadar bahwa teman-temannya berlari meninggalkannya
karena sebuah kapal para humani yang menuju ke arah mereka.Tetapi Delvin tak
mengetahuinya dan ia terus-terusan meloncat-loncat hingga ia berhenti karena ia
telah di tembak oleh seorang humani dan ia mengeluarkan darah akibat tembakkan
yang menyebabkan lukanya . Dan humani tersebut menembaknya hingga ia tewas.
Sebenarnya humani tersebut tak ingin membunuh
Delvin tetapi karena mereka salah menggunakan senjata. Akhirnya mereka pun
memutuskan untuk mengakhiri hidup Delvin dengan terus menembaki nya hingga
meninggal dengan tenggelam.
Sang raja dari Merma yang sekarang ini sedang
sibuk dengan pekerjaaannya yang ada di kerajaan , tiba- tiba seorang prajurit
membawa pesan kepadanya.
“Kami menemukan putri Delvin di dasar laut
dengan keadaan tak bernyawa lagi maaf kami terlambat menyelamatkannya,kami
sekarang meletakan dia di dalam peti di aula kerajaan.”
Begitulah isi dari surat tersebut.
Setelah raja selesai membaca pesan tersebut ia
pun langsung bergegas menuju aula.Setelah ia sampa raja pun mendekat ke peti
tersebut dengan perasaan yang tak percaya bahwa putri yang is sayangi telah
pergi meninggalkannya.
Setela pemakaman Delvin sang raja
memerintahkan kepada prajuritnya untuk menemukan siapa pelaku yang
melatabelakangi ini semua.
Setelah beberapa hari kemudian akhirnya
pelakunya terungkap dan mereka di minta untuk menghadap sang raja. Mereka tak
lain ialah zaden garwin, Gea dasim dan Sean baigh.
“Jelaskan mengapa ini semua bisa terjadi.”
Ujar sang raja dan mereka menjelaskan
semuanya.
Sang raja merasa kecewa mendengar itu semua.
“Sebenarnya apa salah dari Delvin sehingga
kalian bisa setega itu kepadanya.??”
Zaden pun menjawab pertanyaan sang raja dengan
kepala tertunduk.
“Kami hanya iri dengan Delvin. Dan itu
sebabnya mengapa kami membencinya.”
“Apa kalian tau?? Bahwa Delvin sangat amat
ingin berteman kalian, bahkan ia rela melanggar peraturan yang telah aku buat
untuknya.”
Kata raja dengan hati yang terluka karena
putrinya meninggal dengan menggenaskan.
“Kalau begitu bunuh kami saja kami siap
menanggungnya.”
Kata Zaden dengan bibir yang gemetar.
“Lebih kalian pergi dan menggambil pelajaran
dari ini semua .”
Senggal raja.
Zaden pun terkejut mendengarnya, lalu
bertanya.
“lalu siapa yang salah dalam kejadian ini.”
“Tak ada yang benar dari kejadian ini semuanya
memiliki kesalahan yang sama.”
Lalu raja berpaling dan pergi dari hadapan
mereka bertiga.
jendela
Tidak ada komentar:
Posting Komentar