Rabu, 11 Februari 2015

Cerpen - THE MYTH OF THE VIOLET ORIGIN

THE MYTH OF THE VIOLET ORIGIN

Hanya segelintir orang saja yang tau bahwa di balik lebat dan hijaunya hutan. Terselip sebuah pohon yang berbeda dari yang lain . Memang dari segi penampilan batang serta ranting tampak sama seperti pohon yang lain tetapi yang membuatnya berbeda adalah daunnya yang berwarna violet (berwarna Ungu) dan tempat dari pohon ini yang berbeda dari yang lainnya. Pohon yang lainnya memiliki jarak yang relatif berdekatan antara satu sama lain tetapi tidak dengan pohon yang satu ini. Seakan pohon yang lain tunduk padanya mereka seakan mengelilinginya, jadi pohon tersebut bisa dikatakan terletak di jantung hutan atau di tengah hutan.
Selain itu juga, pohon ini memiliki sebuah cekungan yang mengelilinginya, cekungan ini berisi air yang menggenangi sebagian akar dan dengan itulah orang-orang mengenalnya dengan pohon violet, tak ada yang tau siapa yang menamai pohon tersebut tetapi orang memanggilna dengan sebutan tersebut. Air dari pohon violet bukanlah air biasa yang menggenangi pohon tersebut melainkan air kehidupan. Dan hal ini yang membawa raja Iforan hare orinia dan ratu Thea clair de blair (Istri dari raja Iforan) datang mengunjungi pohon Violet yang berada di hutan tak jauh dari kediaman kerajaan mereka/ kerajaan Orinia.
Mereka pergi kesana karena suatu alasan yaitu putri satu-satunya mereka yang tak kunjung membuka mata sejak 7 bulan kelahirannya, berbagai pengobatan dan penyembuhan sudah ia jalani namun, tak ada satu pun yang berhasil sehingga itu semua membuat raja I foran dan ratu Thea hampir saja putus asa. Tetapi bantuan datang dengan tiba-tiba.
Seorang pengawal/ prajurit pernah mendengar tentang pohon violet beserta dengan air kehidupan yang dimilikinya, dengan ragu- ragu akhirnya raja dan ratu menerima nasehat dari prajurit/ pengawal tersebut.
Di bawah sinar bulan yang redup dengan penerangan yang remang mereka (Raja Iforan dan ratu Thea beserta dengan kelima prajurit dan sang putri kecil) membuat jalan di hutan dengan menebas ranting-ranting pohon yang menghalangi jalan mereka dan masing-masing menunggangi kuda.
Terdengar dari belakang suara lirih nan halus menerpa telinga dari raja Iforan yang berada di depan.
“Apakah perjalanan kita masih jauh?.”
Tanpa menoreh ke belakang raja Iforan menjawab pertanyaan ratu Thea dengan senyuman.
“Aku tak tau, tetapi bisakah engkau bersabar sebentar.”
Tak berselang lama mereka tiba di hadapan pohon violet. Rja dan ratu sekarang percaya dengan apa yang dikatakan oleh pengawal/prajurit yang menasihatinya. karena Pohon yang sekarang ini mereka lihat sama persis apa yang dikatakan dengan sang pengawal/prajurit.
Dengan rasa yang terkejut dan tak percaya mereka semua turun dari tunggangan masing-masing, dengan segera ratu Thea bergegas berjalan menuju ke arah cekungan dan mulai membungkukan badan untuk melepaskan gendongan putrinya yang menempel di punggungnya, lalu ia menjulurkan tangan yang menggendong putri kecilnya. Dan putri kecilnya pun sekarang sudah berada di dalam cekungan berisi air yang menggenanginya.
Lalu ratu Thea berdiri dan membalikkan badan untuk menghampiri raja Iforan yang berada di sebrang dan memeluknya, ia hanya bisa menangis di dalam pelukan suaminya.
“Mengapa ini terjadi padanya ia tak tau apa-apa dan tak mengerti masalahnya tetapi dia yang terkena imbasnya, apa salahnya??.”
Tiba-tiba setitik cahaya yang berwarna violet muncul, lama-kelamaan cahaya tersebut berubah semakin menyilaukan hingga akhirnya menghilang dengan cepat.
Ratu Thea yang menyadari hal tersebut langsung berbalik arah dan berlari menghampiri ke cekungan yang di dalamnya berada putri kecilnya, ia langsung saja sampai di sana dan bergegas mengambil putrinya.
Tiba-tiba raut muka dari ratu Thea berubah drastis, ia tersenyum meghadap putri yang sedang ia timang, lalu raja Iforan segera bergegas menghampir mereka, setelah ia menghampiri mereka dengan refleks raja Iforan pun bertanya.
“Tetapi mengapa warna bola matanya berubah warna menjadi violet dan rambutnya yang tadinya berwarna hitam sekarang berubah menjadi violet??.”
Tanya raja Iforan dengan heran.
Ratu Thea yang sekarang ini sedang merasa bahagia mejawab pertanyaan tersebut dengan riang senangnya.
“Aku tak tau itu semua, tetapi yang terpenting putri kecil kita sekarang ini bisa melihat kita, bisakah kau berbahagia dengan ini??,”
Lalu dengan seketika raut wajah dari raja Iforan yang tadinya merasa khawatir sekarang ini menjadi tersenyum melihat putrinya yang tersenyum melihatnya dengan ratu Thea, pun bertanya lagi dengan pertanyaan yang akan membuat ratu Thea akan bahagia.
“Lalu kita akan menamai dia dengan nama apa??.”
“Kau tau,?? Aku sudah menyiapkan nama yang cantik untuknya yaitu Avianda clair hare orinia.”

Tak terasa 17 tahun sudah mereka lalui dengan balutan kebahagiaan Via. yang dulunya hanya gadis kecil sekarang ini sudah tumbuh menjadi dewasa dengan bola mata dan rambut panjang lurus yang indah jadi dapat disimpulkan bahwa betapa menawannya dia.
Tetapi mereka tak tahu bahwa hari ini adalah hari terakhir melihat senyuman yang menawan hati dari Via . sebagai manusia. Pagi yang cerah menyapa Via. Dia yang sekarang ini sedang menikmati pemandangan dengan duduk santai di rerumputan yang terhampar tak jauh dari kastil. Ia tersenyum sambil tertawa dengan ditemani kuda peliharaanya yang di namai Dark.
Dari kejauhan terlihat ratu Thea yang sedang berjalan menuju ke arah .......... yang sedang senang. Setelah ratu Thea berada cukup dekat dengan putrinya ia pun segera mengambil posisi duduk di sampingnya.Dan bertanya kepada putrinya. ”Via??. mengapa sekarang ini engkau masih di sini putriku, bukankah kau sudah berjanji bahwa setiap pagi kau akan mengunjungi tempat kelahiranmu??.”
“Astaga aku hampir lupa. Dark ??!!.”
Dengan cepat Via melesat menunggangi dark dan pergi.
Ratu Thea yang melihatnya hanya melemparkan senyuman saja dan merasakan suasana yang sangat sejuk.
Via yang sekarang ini sedang menunggangi Dark berlari sangat cepat hingga ia tak menoreh ka saping sama sekali, karena dia sudah hafal dengan jalan yang akan dia lewati. Karena sudah hampir 17 tahun setiap pagi ia pergi untuk menengok pohin violet. Dan ia juga membuat janji dengan pohin violet yang sudah menyelamatkannya dengan berjanji akan terus menjaganya hingga nafas terakhirnya.
Setelah ia telah sampai di hadapan pohon violet ia terkejut karena mendapati pohon yang selama ini telah ia jaga menjadi gundul atau di tebang. Mengetahui hal tersebut Via sangat sedih dan pada akhirnya ia kembali dengan hati sedih.
“Via ada apa denganmu apa yang terjadi?? “
Via hanya berjalan dengan lseu di dampingi oleh Dark tidak mempedulikan ratu Thea yang sedang bertanya pada mereka. Sejak kejadian tersebut semuanya menjadi sedih, selama beberapa hari Via hanya menggurung dirinya di kamarnya dan tak mau keluar.
Raja dan ratu sangat khawatir akan keadaan putri mereka tetapi pada suatu hari seorang pengawal/prajurit menginformasikan pada mereka bahwa hutan yang selama ini berada di dekat mereka sekarang ini mulai banyak yang mati karena kekeringan karena pohon yang selama ini telah menjaga mereka telah mati.
Lalu prajurit/pengawal tersebut mengusulkan agar mengorbankan putrinya untuk menyelamatkan hutan karena apabila hutan mengalami kekeringan maka para rakyat dari kerajaan Orinia akan ikut terkena dampaknya. Mendengar hal ini raja dan ratu berada dalam kbimbangan antara putri mereka dan rakyat mereka.

Dan tak lama kemudian Via  mengetahui hal itu semua dan ia sadar bahwa itu sudah tugasnya untuk mengembalikan kehidupan yang telah di berikan oleh pohon Violet. Jadi pada akhirnya ia mengorbankan dirinya unuk rakyatnya dan Via sekarang ini sudah berubah menjadi penjaga pohon violet, awalnya raja dan ratu tak ingin ia dikorbankan, namun, karena tak ada pilihan yang lain akhirnya mereka memutuskan untuk mengorbankan Via. 

Jumat, 30 Januari 2015

Cerpen - THE DAUGHTER OF THE QUEEN MOON

The daugter of the queen moon

Bulan yang bersinar terang di malam hari membuatku selalu tenang dengannya, serasa semua kekuranganku hilang begitu saja. Namaku adalah Moonshine yang berarti sinar bulan, aku tak tahu mengapa ibuku menamaiku dengan nama tersebut, tetapi nama tersebut memang cocok denganku.
Aku tinggal dengan ayahku, di gubuk yang sederhana yang kusebut dengan rumah. Rumah kami berada di tepi hutan dan di belakang dari rumahku adaalah sebuah air terjun yang tidak terlalu tinggi tetapi memiliki arus yang deras dan air yang brsih , tetapi rumah kami jauh dari pasar yang berada di kerajaan. Jadi bila kami kehabisan makanan kami akan memakan hasil perkebunan yang kami tanam sendiri.
Tetapi  moonshine lebih suka tidur di luar dengan alas sebagai rumput hijau yang lembut dan atap sebagai langit yang membentang luas . Ia sangat senang sekali dengan kehidupannya,rumah yang jauh dari keramaian dan di kelilingi oleh alam, Moonshine tak pernah bertemu dengan ibunya, ia berpisah dengan ibunya sejak lahir. Ayahnya sendiri yang mengatakan bahwa ibu dari Moonshie hanya pergi begitu saja.
Moonshine memiliki peliharaan kuda yang berwarna hitam dan menamainya dengan nama Black. Black sangat setia dengan moonshine dan tak pernah meninggalkannya,seakan black adalah penjaganya.Black juga menemani Moonshine menikmati indahnya sinar bulan.
Tetapi pada suatu hari Moonshine yang sedang menikmati sinar bulan bersama Black menunggu kedatangan dai ayah Moonshine, tetapi tiba-tiba bulan yang ia nimati berubah menjadi berwarna merah seperti merah darah.
Dan Moonshine pun terkejut, melihat apa yang ia lihat dan ia merasa tak percaya mengapa itu dapat terjadi. Lalu sebuah kabut putih turun menyerupai tangga dan seorang wanita paruh baya dengan memakai gaun berwarna putih yang sangat indah turun melalui tangga tersebut.
Wanita tersebut seperti terluka di bagian punggung kirinya.Sambil memgang punggung kirinya yang terluka dan berdarah, wanita tersebut melangkah turun. Hingga ia menyentuh tanah dan terjatuh tak sadarkan diri, Moonshine tak tau apa yang bisa di lakukannya. Ia hanya bisa berdiri dengan diam.
Lalu dari arah belakangnya, ayah Moonshine berlari menuju wanita tersebut dan dengan segera ayah Moonshine meletekan kepala wanita itu ke pangkuannya dan ayah Moonshine menangis hanya bisa menangis karena luka yang di alami oleh wanita tersebut sangat parah.
“Tolonglah Gwen janganlah kau pergi meninggalkanku dan Moonshine, kami masih membutuhkanmu untuk menyinari kami.”
Kata ayah Moonshine dengan air mata  yang tak berhenti bercucuran.
“Ayah apakah dia ibu??.”
Tanya Moonshine yang heran.
“Iya sayang, dialah ibumu dan dialah yang memberikanmu nama Moonshine.”
Jawab  ayah Moonshine.
Lalu dengan segera Moonshine segera berlari ke ayahnya yang sedang memangku kepala ibunya pada saat deti terakhir.
“Ibu maafkan aku, aku tak tau apa-apa dan aku tak bisa monolongmu.”
“Tak apa sayang aku sudah merasa bangga kepadamu sayang karena kau dapat hidup seperti ini dan sementara ibu hidup dengan mudahnya di alam rembulan. Seharusnya ibu yang meminta maaf kepadamu. Tetapi sayang apakah kau mau merima permintaan ibumu ini??.”
Dengan nafas yang tersengal ibu Moonshine mengatkannya. Lalu kedua tangannya melepaskan sesuatu yang melingkar di lehernya yaitu kalung yang berbentuk bulan dan mengalungkannya ke leher Moonshine.
“Aku ingin engkau merebut tahta ibu yang sebenarnya adalah milik ibu di alam rembulan kau hanya harus membunuh Barha dan kau juga harus menemui Delgo Van garh hanya dia yang bisa membantumu, kalung tersebut akan membantumu menemukan jalannya dan kau adalah pewaris tahta yang sebenarnya. Dan yang paling layak untuk menempatinya.”
Dan tak lam kemudian ibu dari moonshine menghembuskan nafas terakhirnya dan Tangisan menyelimuti kepergian dari sang ratu bulan.
Setelah Ibu dari Moonshine di mkamkan Moonshine bertekad untuk pergi menemui Delgo van garh.
“Ayah bolehkah aku pergi untuk menemui Delgo van garh ?? untuk menyelesaikan semuanya.”
Tanya Moonshine
“Baiklah sayang, jika itu keinginanmu aku tak bisa memaksamu.”
Jawab ayah Moonshine yang terlena dalam kesedihan atas kehilangannya orang yang dia sayangi.
“Baiklah kalau begitu aku akan pergi sekarang dengan Black.”
Lalu Moonshine segera bergegas pergi untuk menemui Delgo dengan menunggangi Black,lalu tiba-tiba pada saat ia berada di tengah perjalanan sebuah ingatan yang berasal dari kalung yang berasa di lehernya menunjukan jalan menuju rumah dari Delgo .
Setelah lama ia menunggangi Black akhirnya Moonshine pun sampai di hadapan rumah Delgo. Lalu Moonshine turun dari Black dan berjalan menuju depan pintu dari Delgo dan mengetuknya. Dan terdengar suara dari dalam rumah tersebut. Pada akhirnya pintu tersebut terbuka dan munculah seorang pria paruhbaya di hadapan Moonshine.
“Delgo van garh ??.”
Tanya Moonshine dengan lembut.
“Iya, siapakah kau?? Dan apa yangg...”
Lalu kata-katanya tersengal karena ia melihat kalung yang di pakai oleh Moonshine.
“Apakah itu kalung dari ratu Gwen dan kau adalah Moonshine bukan??.”
“Iya itu adalah aku dan kau mengetahuinya dari mana??.”
Tanya Moonshine dengan keheranan.Mengapa ia bisa tau.
“Aku mengetahuinya dari ibumu. Aku adalah pelayan setia nya tetapi aku sudah berhenti dan memutuskan untuk tinggal di bumi.”
Jawab Delgo sambil menawarkan tempat duduk untuk Moonshine. Dan Moonsine pun akhirnya duduk di tempat duduk yang di tawarkan oleh Delgo.
“Ibu tadi malam turun dari bulan untuk menemui ku dan ayahku dalam keadaan luka yang parah dan tak  lama setelah ia mengalungkan kalung ini ke leherku dia meninggal.”
Kata Moonshine dengan perasaan yang sangat sedih.
“ Dan ini adalah ulah dari Barha bukan. Dia adalah seorang manusia yang tak sengaja terdampar di alam rembulan dan menginginkan tahta ibumu,itulah mengapa ia membunuh ibumu.”
“Jadi itulah alasannya. Itu sungguh memalukan.”
Ujar Moonshine dengan rasa jijik.
“Baiklah kalau begitu ikuti aku ingin kau mengikutiku dan Black juga.”
Lalu Moonshine membawa Black untuk mengikutinya. Delgo membawa mereka ke salah satu pintu kamar yang berada di rumah Delgo. Begitu pintu tersebut yang terlihat bukanlah sebuah kamar tetapi sebuah alam yang hijau dan membentang luas dan mereka memasukinya, Dark yang sangat menyuakai alam tersebut berlari lari di atas rumput-rumput yang indah dan lembut.
“Duduklah, bersila aku akan membangkitkan apa yang tersembunyi pada dirimu. “
Akhirnya mereka pun duduk bersila dean berhadapan dan sementara Black berlari-larian. Sementara itu jauh terdalam di fikirannya tersembunyi sesuatu kekuatan magis yang sangat tinggi sehingga ia mampu mengendalikan sinar bulan. Setelah semua bagian dari dirinya telah di sempurnakan Moonshine pun membuka mata dan begitu juga dengan Delgo .
“Cobalalah kau mengendalikan apa yang sudah aku tunjukan padamu.”
Ujar Delgo.
Lalu Moonshine pun mencoba kekuatannya dan brgitu ia menutup mata, menarik nafas dan menghembuskannya. Tiba-tiba secara cepat alam tersebut berubah tadinya matahari sekarang menjadi bulan yang bersinar.
“Malam ini kita akan menyerang Barha dan segera membunuhnya.”
Pada akhirnya malam pun datang Delgo dan Moonshine pun bersiap di depan rumah Delgo.
“Tetapi bagaiman kita bisa mencapai alam rembulan Delgo itu tak akan mungkin.”
Lalu Delgo pun tersenyum dan dia sedang memanggil sesuatu dan tak lama kemudian, seekor kuda putih memiliki sayap datang dari belakang rumah untuk menuju ke Delgo.
“Kenalkan ini Whity dia adalah kudaku yang paling setia dan dia sama juga dengan Black. Cobalah kau membayangkan Black memiliki sayap dan tutuplah kedua matamu.”
Lalu Moonshine pun mengikuti apa yang diperintahkan oleh Delgo dan ketika Moonshine membuka mata , Black sudah berubah. Yaitu dia memiliki sayap hitam yang menempel di tubuhnya.
Dan dengan segera mereka pun berangkat menuju alam rembulan. Setela tiba Delgo pun heran dengan alam rembulan.
“Ada apa Delgo apa ada yang salah ??.”
Tanya Moonshine.
“Sangat, sangatlah salah semua ini telah berbeda karena alam rembulan di pimpin oleh orang yang bukan haknya, jadi itulah mengapa alam rembulan menjadi sekarat.Ayolah kita segera membunuh Barha aku sudah tidak sabar lagi.”
Lalu mereka pergi ke kerajaan alam rembulan dimana para mentrinya berkumpul untuk berdiskusi tetapi pada saat Delgo dan Moonshine pergi ke sana semua tempat sudah berubah semua orang meninggalkan alam rembulan karena Barha. Dan Barha kini hanya duduk diam di tempat duduk paling tinggi .
Lalu dengan segera Moonshine. Menantang Barha untuk bertarung kepadanya namun Barha menolaknya dan pergi ke bumi.
“ Aku sedang tak ingin bertarung denganmu yang aku inginkan hanyalah kebahagiaanmu.”
Lalu dengan cepat Barha pun pergi dengan kudanya. Ke bumi, dengan refleks Moonsine tau siapa yang akan menjadi sasaran Barha yaitu ayahnya sendiri.
Moonshine dan Delgo menuju ke rumah Moonshine di mana di sana ada ayah Dari Moonshine yang sedang sendirian. Tetapi pada saat mereka sampai di sana semua sudah terlambat ayah Moonshine telah ditikam oleh pedang di bagian perut kirinya dan itu menimbulkan luka yang sangat parah dan dia kehilangan banyak darah, sementara Moonshine sedang bersama dengan ayahnya yang terluka Delgo melawan Barha dengan sekuat tenaga.
“Ayah tolong, tolonglah jangan tinggalkan aku tolong jangan pergi!!.”
Kata Moonshine dengan tangisan yang mulai jatuh.
“Maaf ayah tak dapat beratahan lama. Ayah sudah bangga kepadamu dan ayah harap kau lebih bahagia dari sekarang karena kau adalah ratu rembulan sayang.”
Tak lama setelah ayah setelah itu Ayah Moonshine pun pergi meninggalkannya dan itu juga membuat amarah Moonshine memuncak sehingga Moonshine bertekat melawan barha menggantikan Delgo yang sudah semakin lemah.
Hanya dengan mencekik leher Barha akhirnya Barha pun mati seketika karena kelemahan Barha berada di lehernya.
Moonshine memang sengaja memakamkan jasad ayahnya tepat di samping ibunya agar bisa melihat mereka bersama selamanya di alam lain. Dan setelah itu Moonshine memutuskan untuk membangun kembali alam rembulan dengan Delgo. 

Sabtu, 24 Januari 2015

Cerpen - SOUL LEFT BEHIND

SOUL LEFT BEHIND

Kadang Nadine merasa tuhan tak adil kepadanya. Karena tuhan telah mengambil orang yang Nadine  sayangi yaitu ibunya sendiri . Ibunya meninggal akibat kecelakaan dan itu membuat Nadine sangat terpukul, aku tak bisa apa-apa tanpa ibuku begitupun juga ayahnya.Ibunya meninggal karena kecelakan 2 bulan yang lalu .
Sejak ibunya meninggal Nadine dan ayahnya memutuskan untuk pindah dari rumah agar mereka tak terpuruk terus menerus.Dan Nadine juga memutuskan pindah sekolah karena ia merasa temannya tak mempedulikanya,seperti kemarin pada saat ibunya meninggal, teman-teman Nadine tak ada satupun yang datang. Dan itu membuat Nadine membenci mereka.Semenjak kematian ibu Nadine ,Nadine tak pernah pergi ke sekolah dan langsung memilih pindah dari sekolahnya tanpa perpisahan dengan temannya karena menurut Nadine itu tak penting .
Hari rabu yang datang pun menyambut keberangkatan Nadine dan ayahnya untuk pindah rumah. Rumah tersebut sangat jauh dari keramaian kota . nadine menuju ke sana dengan mobil .Du sepanjang perjalan saat hampir sampai dengan rumah tersebut pemandangan yang berada sekelilingnya di suguhkan dengan indah dan udaranya pun masih sejuk.
Setelah sampai di depan rumah tersebut. Dari luar rumah tersebut terlihat besar dan bergaya klasik berwarna putih dan memiliki 2 penyangga besar yang  berada di depannya.
“Nadine kau masuklah saja dulu dan pilihlah kamarmu.Kamarmu berada di atas jadi pilihlah sesuka hatimu.”
Nadine yang mendengar ucapan ayahnya tersebut keluar dari mobil dengan membawa sebuah senter. Melangkah dengan sepatunya. Udara di sana sangat dingin sehingga ia harus memakai jaket dan celana panjang.Nadine yang memakai jaket hitam dengan celana panjang jeans daan sepatunya.Nadine memiliki warna rambut yang sama dengan ibunya yaitu rambutnya  dan ibunya menyukai rambut Nadine yang hanya sampai dengan bahu saja jadi apabila ia memandangi rambutnya sendiri ia pasti teringat dengan ibunya.
Nadine yang sekarang berada di depan rumah tersebut memberanikan diri untuk membukanya karena menurut Nadine rumah itu agak sedikit menyeramkan. Dan akhirnya ia pun membuka pintu rumah tersebut. Yang terlihat hanyalah ruang tamu yang gelap dengan barang-barang yang sudah usang lalu Delvin melanjutkan langkahnya dengan memasukinya ia berfikir terlalu besar untuk di tinggali Nadine dan ayahnya.
Setelah Nadine telah mengamati semua ruangan yang ada di bawah mulai dari ruang makan , dapur ruang keluarga dan lain-lainnya. Selanjutnya ia melanjutkan ke atas atau lantai 2dengan menggunakan tangga yang berada di ruang tengah Nadine pun melangkahi anak tangga hingga sampai di lantai 2 yang terlihat di hadapannya adalah sinar matahari yang menembus tebalnya awan hingga membuat sinar matahari menyinari rumah tersebut Nadine pun segera menuju bagian luar rumah yang berada di lantai 2 bagian luar tersebut di batasi oleh pagar yang tinggi nya hanya setingggi pinggang Nadine dan dari situ Nadine dapat melihat Ayahnya dan para pekerja yang melayani orang pindah rumah dengan memasukan barang-barang yang tadi telah di angkut dengan mengunakan mobil pick up.
Nadine yang telah melihat semuanya berbalik untuk mencari kamar di sebelah kiri dari Nadine terdapat 2 pintu kamar dan di sebelahnya juga memilliki 2 pintu kamar lalu pada saat itu juga Nadine mendapat perasaan bahwa ia harus memili pintu kamar  yang berada di kanan dan mendatanginya , ia memilih pintu kamar kanan yang berada di sebelah kiri. Sebenarnya pada saat Nadine mengeggam ganggang dari pintu kamar tersebut. Dengan menarik nafasnya dan mengeluarkannya melewati mulut ia memberanikan diri untuk membuka dan setelah membuka pintu tersebut , yang terlihat di depannya adalah ruangan yang gelap jadi Nadine menyalakan senter yang tadi ia bawa menyorotkannya ke ruangan tersebut dan setelah ia melihat- lihatnya ,tak lama ia pun segera pergi dan menutup pintu tersebut. Lalu ia pun segera turun menggunakan tangga yang sama.
“Bagaimana dengan kamarmu apa kau sudah menemukannya.”
Tanya ayah Nadine yang sedang mengangkat barang yang berada di depan .
“Iya sudah tetapi kamar tersebut gelap.”
Jawab Nadine dengan cemas . Karena ia tak menyukai kegelapan.
“Coba kau cari saklar dari kamar tersebut, lampunya sudah di perbaiki begitu juga semua lampu dan listik dari rumah ini jadi hanya tinggal membersihkan saja dan meletakkan barang bagaiman dengan semestinya. Kalau begitukau ambil peralatan untuk membersihkan kamarmu, karena mulai malam ini kau tidur di kamarmu. ”
Tukas ayah Nadine.
  “Lalu bagaiman dengan ayah ??.”
Tanya Nadine kepada Ayahnya.
“Oh itu maaf Nadine ayah sebenarnya kemarin sudah kesini untuk memperbaiki listrik dan lampu dari rumah ini dan jusa sekalian membersihkan kamar yang ayah pilih dan kamar yang ayah pilih berada di sebelah kiri.”
“Baiklah,aku akan membersihkan kamarku dan ayah apa yang akan kau lakukan??.”
Dengan segera Nadine pun bergegas menuju kamar yang sudah ia pilih tadi. Dan beberapa jam kemudian kamar yang tadinya usang sekarang menjadi lebih baik.Dan bila dilihat dengan baik-baikc kamar tersebut juga merupakan kamar yang indah.Memiliki dinding yang berwarna ungu gelap tetapi itu adalah warna kesukaan Nadine juga. Meja Rias yang sangat unik dengan ukiran-ukiran yang meliuk-liuk mengitari dari kaki meja tersebut sampai  kaca dari meja rias.
Nadine yang sudah menyelesaikan pekerjaanya keluar untuk menemui ayahnya tetapi pada saat Nadine akan menemui ayahnya yang berada si lantai bawah, ia melihatnya sedang sibuk membereskan barang-barang dan menempatkan barag-barang tersebut di temapat yang semestinya.
Lalu Nadine berfikir untuk membantu ayahnya dengan membersihkan semua ruangan yang berada di lantai dua dan dengan begitulah Nadine membantu meringankan beban ayahnya.
Tak terasa malam hari pun datang dan ayah dari Nadine pun mencoba menaiki tangga yang berada di ruangan tengah. Dan ayah Nadine pun terkejut karena semua ruangan di lantai dua rumah tersebut. Dengan segera ia mencari Nadine ke semua ruangan dan ternyata Nadine berada di kamar ayahnya untuk melihat-lihat saja.
“Nadine apa yang kau lakukan di sini??.” 
Tanya ayahnya.
“Ehmm.. tidak haya melihat-lihat kamar ayah.”
Jawab Nadine dengan ramah. Sambil duduk di ranjang ayahnya.
“Kalau begitu marilah kita turun dan makan setelah itu kau boleh tidur.”
Ayah Nadine mempin mereka untuk menuju ke bawah untuk makan.Setelah Nadine makan, ia pun memutuskan untuk segera tidur dan akhirnya keanehan pun terjadi.
Setelah sampai di depan pintu kamar Nadine pun membuka pintu dengan tangannya,setelah masuk ia menutupnya dan setelah ia berbalik arah ia melihat seorang wanita duduk di ranjang kamarnya menghadap ke arah dan ia memandang sinar bulan. Dengan sedikit terkejut dan takut Nadine pun menciba berbicara dengannya.
“Siapa kau?? Apa yang kau lakukan di sini ?? Ini adalah rumahku.”
Gadis itu pun menoleh ke hadapan pintu yang telah di halangi Nadiine, Nadine pun merasa agak sedikit ketakutan,melihatnya dan ia yakin bahwa gadis itu adalah hantu karena setelah Nadiine melihatnya menolehkan mukanya ke arah Nadine gadis itu dalam sekejap pun hilang entah kemana bagaikan ia hilang di bawa angin yang melahapnya.
Nadine pun terkejut ia pun langsung menyalakan saklar lampu di kamarnya lalu Nadine menari nafas dan menghembuskannya di mulutnya,lalu berjalan menuju rangjangnya, setelah ia sampai di tepi ranjangnya Nadine pun melepas sepatunya dan hanya duduk saja di tengah ranjangnya untuk mengingat kejadian tadi. Wajah dari gadis itu tak terlihat yang terlihat adalah ia menoleh dengan kaku ketika Nadine menanyainya dan tak lama kemudian.
“Kau bisa melihatku??” 
Tanya gadis tersebut yang secara mengejutkan muncul di hadapan Nadine yang jaraknya mungkin hanya sejengkal jari dari mukanya, jari dengan spontanitas Nadine pun menjerit.
“Arrrrgghhhh......!!!!!.”
 “Tolong-tolong janganlah kau menjerit ketika kau melihatku aku tak akn menyakitimu, aku hanya ingin meminta bantuanmu saja Nadine.
Mendengarnya Nadine pun segera menghentikan jeritannya, dan ia mendengar langkah kaki ayahnya yang berjalan begitu cepat lalu ayahnya mebuka pintu kamar dari Nadine dengan tergesa-gesa dan bertanya.
“Nadine ada apa?? Mengapa kau menjerit.”
Nadine melihat kode dari gadis itu yaitu dia memohon untuk di adukan ke ayahnya.Dengan segera memberanikan diri Nadine pun berkata ke ayahnya.
“Tak apa ayah aku hanya frustasi saja. Maaf bila hal tersebut mengganggu ayah.”
“Apa kau yakin tak ada yang lain ??.”
Tanya ayah Nadine.
“Iya tak ada masalah.”
Lalu dengan segera ayah Nadine pun menutup pintu yang ia buka tadi. Lalu akhirnya mata Nadine mengarah ke mata gadis itu dan bertanya.
“Apa yang kau inginkan dariku??.”
“Aku hanya ingin meminta tolong kepadamu.Hanya itu saja.”
Dengan tangan memohon dengan tulus gadis itu pun mengucapkan .
“Meminta tolong apa??.”
Tanya Nadine dengan dingin.
“Kalau  begitu aku akan mengenalkan diriku dulu.”
Dengan angukan Nadine pun mengiyakannya.
“Namaku adalah Nouri hiden garth dan aku adalah gadis Belanda.”
Pantas saja ia cantik dengan gaun putih yang menjuntai ke bawah serta rambut yang sebahu dan wajahnya pun bisa di katakan cantik.Lalu gadis itu pun melanjutkan lagi pembicaraannya.
“Aku meninggal pada saat umur 16 tahun , aku meninggal di rumah ini.Pada saat itu orang tua ku mengadakan pesta untuk kakakku yang akan bertunangan. Pesta tersebut meriah sekali sehingga pada saat itu aku tak berhenti untuk senang. Lalu tiba-tiba lampu di seluruh rumah pun mati dan aku mendengar semuanya menjerit kesakitan dan aku tak tau apa itu??. Jadi aku bertanya-tanya dalam diriku.
Tetapi tak lama setelah aku berfikr diriku pun di tikam oleh sebilah pisau ,pisau tersebut menikam langsung ke jantungku sehingga aku mati begitu saja dan seluruh isi dari rumah ini, ayah, ibuku, kakakku dan yang lainya. Tetapi yang paling tragis yaitu kakakku ia di bantai oleh kekasihnya sendiri karena kekasihnya tak ingin menikah dengan kakakku dan aku tak tau mengapa itu bisa terjadi.
Aku sudah keluar dari ragaku ketika aku melihat pembataian dari kakakku dan aku tak bisa melakukan apa-apa lagi karena aku sudah mati.”
Dan sekarang gadis itu mulai menitihkan mata dan Nadine juga turut ikut sedih mendengarnya dan pembicraan pun masih di lanjutkan oleh Hiden.
“ Setelah mereka semua mati akhirnya roh mereka semua pergi dari dunia ini tetapi aku tak tau apa alasannya mengapa, aku tak bisa pergi ke alam baka. Tetapi semua orang bilang bahwa ada sesuatu yang menahanku di sini. Selama bertahun- tahun aku mencari jawabannya tetapi aku tak mengetahuinya, jadi maukah kau membantuku. “
Tanya Hide kepada Nadine.
“Oke baiklah, tetapi tunggu dulu mengapa aku bisa melihatmu dan ayahku tidak.??
Tanya Nadine dengan penuh keheranan.
“Tidak,tidak ia bisa melihatku coba berfikirlah mengapa ia bertanya “apa kau yakin.”Coba pikirkanlah.”
Lalu Nadine berfikir dengan baik-baik. Benar juga perkataannya.
“Tapi maaf aku tak bisa membantumu sekarang karena aku ingin tidur.”
Dengan senyuman yang ramah Hiden pun mengharhagainya.
“Baiklah kalau begitu aku akakn menjagamu sepanjang malam ketika kau tidur dan semoga bermimpi indah.”
Lalu Hiden pun juga membantu Nadine untuk tidur.
Hari berikutnya pun datang dengan sinar pagi yang memberikan secercah cahaya untuk menyinari rumah tersebut. Setelah Nadine bangun dari tidurnya dan bergegas turun dan membasuh diri lalu berganti pakaiannya.
Setelah berganti pakaian ayah Nadine pun bertanya padanya.
“Apa kau yakin di pagi ini kau tak ingin mengenal tempat ini?? Mungkin kau akan menyesal.”
Setelah berfikir akhirnya Nadine pun keluar untuk berjalan-jalan karena ini hari pertamanya. Sebelum pergi ada ayah Nadine telah menjadwalkan bahwa hari senin ia akan memasuki sekolahnya yang baru.
Lalu Nadine keluar dari rumah tersebut melalui pintu depan yang terbuka. Nadine tak tau betapa indahnya pemandangan dari rumah yang di milikinya, udaranya yang sejuk, dari perkotaan dan antara rumah- rumah lain pun sangat jauh. Nadine pun mencoba menarik nafas dan memangil naMA Hides di dalam hatinya lalu menghembuska nafasnya melalui mulutnya karena itu adalah cara memangilnya.
Tak lama Hides pun sudah berada di sebelah kanan Nadine.Lalu Nadine pun membuka percakapan.
“Ibuku meninggal akibat kecelakan 2 bulan yang lalu jadi itu lah alasan Ayahku dan aku tinggal di sini. Apakah kau merasa terusik dengan kehadiranku di sini. “
Tanya Nadine.
“Justru tidak, tidak sama sekali. Malahan aku senag memiliki teman yang bisa diajak bicara.”
Mereka yang baru saja tadi malam bertemu kini sudah menjadi teman dekat. Mereka tertawa bersama, merasakan bagaiman perihnya hidup dan lain-lain. Dan itu membuat Nadine dan Hiden menjadi lupa akan kesedian dan perbedaan mereka. Mungkin mereka bisa saja menjadi sahabat sejati.
Pada saat mereka berjalan melewati rumah tua mereka melihat seorang kakek yang sudah sangat tua yang duduk di kursi goyangnya dan hanya berdiam diri menatap langit .Mungkin ia sudah berumur hampir 90-an. Lalu Nadine bertanya kepada Hiden yang beradda di samping kanannya.
“Siapa dia mengapa ia seperti sedih sekali Hides.??”
“Entahlah, tetapi aku taka tau siapa?? Karena selama ini aku tak pernah keluar.”
Jawab Hides dengan keheranan dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri”Siapakah dia??.”
Setelah lama merekaberjalan-jalan akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke rumah. Pada saat Nadine dan Hides sampai di rumahnya, ayahnya yang sedang menonton tv  di ruang tv , lihat  sebenarnya Nadine dan Hides berjalan.
“Sudahlah ayah, aku sudah tau dari Hides kalau kau bisa melihatnya. Sudahlah mengaku sajalah.”
Nadine berbicara dengan berjalan mengarah ke sofa yang di duduki ayahnya. Lalu Hides berkata.
“Maaf aku mengganggu kalian tetapi aku ingin bertanya pada anda, apakah aku bisa memanggil anda dengan sebutan ayah. “
Langsung saja ayah Nadine mengangguk sebagai pertanda bahwa ia mengiyakan. Lalu dengan cepat Nadine berdiri dan tersenyum senang hides dan begitu pun juga sebaliknya.
Lalu mereka bergegas pergi ke kamar Nadine. Pada saat Nadine mencapai tangga sebelum ia melangkahkan kaki ke anak tangga tersebut Nadine kembali ke ayahnya sebentar yang berada di sofanya lalu mengucapkan terima kasih dan memeluk ayahnya sebagai rasa terima kasih dan pergi menyusul Hides.
Dari kejauhan terlihat dari senyuman ayah Nadine bahwa Nadine sudah menemukan keceriaanya tetapi ayah Nadine khawatir apabila Hides meninggalkan Nadine ,Nadine tak akan kembali menemukan keceriannya.
Mereka bersenang-senang seperti 2 orang manusia yang bersahabat, seperti membuat gaduh , menyanyi dan hal-hal yang menurut mereka menyenangkan, tetapi meski ayah dari Nnadine merasa terusik tetapi ia merasa senang karena Hides membuat senyuman Nadine yang telah hilang kembali, seperti tak terjadi apa-apa. Dan pesan terakhir dari Ibu Nadine untuk ayahnya adalah dengan menjaga Nadine dan membuatnya tetap tersenyum.
Malam hari yang dingin pun akhirnya datang menyelimuti rumah tersebut. Nadine yang merasa kedinginan akhirnya tueun dengan Hides untuk makan malam.Selama makan malam mereka tak henti-hentinya bercanda dan tertawa, meski ayah Nadine tak nyaman dengan keadaan itu tetapi kesenangannya melihat Nadine tertawa telah mengalahkan rasa tak nyamannya.
“Maaf nona-nona,tetapi  kita harus makan terlebih dahulu jadi setelah makan kalian bisa bercanda lagi.”
“Baiklah ayah.”
Dan mereka diam ,Hides hanya menunggu Nadine dan ayahnya. Setelah mekan malam usai ayah Nadine bertanya tentang Hides bagaiman Hides bisa meninggal, bisa tertahan di dunia ini dan sampai membantu mencarikan solusi untuk Hides.
“Apakah ada orang atau keluargamu yang lain ataukah temanmu atau yang lain.Mungkin mereka yang tidak mengiklaskanmu atau kau membuat janji tersendiri yang bisa membuatmu tertahan di dunia ini.??”
“Tapi semua keluarga besarku meninggal di rumah ini denganku.”
Senggal Hides.
“Coba kau ingat-ingat lagi.”
Sambungnya sambil berfikir-fikir.
Seiring waktu berjalan malam terrsebut semakin larut.nadine dan Hides memutuskan untuk naik kemar Nadine. Sebelum mereka menaki tangga, terdengar suara terikan ayah Nadine.
“Nad besok senin kau akan masuk sekolah baru mu dan jangan sampai kau terlambat.”
“Baiklah ayah.”
Kesokan harinya setelah Nadine menghabiskan makan paginya, Hides mengajaknya ke perpustakaan rumahnya yang tersembunyi, ruangan tersebut adalah ruangan yang paling Hides sukai dan sekaran Nadine pun menyukainya. Mereka lebih sering menghabiskan waktu di perpustakaan .
Sampai pada saat hari minggu pagi Nadine menemukan buku diary dari Hides yang selama ini Hides cari,setelah Nadine memangil Hides untuk membaca bersama-sama setiap halaman.pada buku diary tersebut tiba di halaman tengah, sebuah foto hitam putih pun mucul di  buku tersebut, foto itu tergambar seorang wanita yang duduk menghadap ke barat dan seorang laki-laki yang berdiri di belakangnya dan menghadap arah yang sama memakai setelan jas klasik yang lengkap.
“Bukankah ini kamu Hides?? Tetapi siapa seorang pria yang berada di belakangmu??.”
Tanya Nadine.
“Dia adalah sahabatku French sam dough, tetapi kami bertengkar dan tak pernah berbaikan sampai sekarang, karena kami bertengkar tepat di mana kami bertengkar dan aku tak melihatnya hadi di pemakamanku.”
Ujar Hides. Bersamaan dengan air mata yang jatuh di pipinya karena ia mengingat-ingatnya bagaimana mereka bersama.
Lalu Nadine ingat sesuatu yang di katakan. Ayahnya. “Kakek yang tinggal di rumah ujung sana adalah kakek French ia hanya seorang diri tinggal di rumah tersebut dan ia tak memiliki keluarga.”
“Tunggu dulu “
Kata Nadine.
Nadine langsung bergegas membawa diary yang di bawanya dan keluar dari rumah .Lalu langsung pergi ke rumah kakek french.
Kakek French hanya duduk di kursi goyangnya diam dan menatap langit tak henti-hentinya.Hides yang bisa menyusul Nadine pun marah-marah.
“Kau ini kenapa ??ada apa?? Kenapa bawa-bawa diary ku juga.??”
Tanpa menghiraukan  Hides yang berada di sampingnya Nadine  pun bertanya.
“Kek,kakek french kau bisa mendengarku .??”
Kakek French tak menderngarkan Nadine sama sekali dan ia pun melanjutkan percakapannya.
“Kakek aku serahkan ini pada kakek buku diary ini .”
Lalu Nadine maju untuk memberikan buku tersebut ke  pangkuan kakek French .
Lalu kakek French bertanya.
“Buku apa ini ??”
Dengan segera Nadine pun menjawabnya.
“Buku diary dari Hides, kau adalah temannya bukan dan sahabatnya juga tetapi mengapa kau tak peduli sama sekali padanya dan itu membuatnya kecewa karena kau tak mendatangi pemakamannya. Dan kau juga yang membuatnya tertahan di dunia ini sehingga dia tak bisa naik ke alam baka.”
Hides yang mendengar dan elihat hal tersebut shock dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
“Iya aku yang bersalah aku bertengkar dengannya, tak segera meminta maaf dan aku terlambat mendatangi pemakamannya. Aku bersumpah pada diriku bila Hides tak memaafkanku aku tak akan meninggal dengan tenang dan itu sumpahku. Tetapi tunggu dulu dari mana kau mengetahuinya??.”
Tanya kakek French dengan.
“Aku berteman dengannya dan aku juga bisa melihatnya, dia ada di sampingku sekarang ini.”
kakek french yang tadinya hanya duduk di kursinya dengan lesu sekarang ini mulai berbicara .
“bisakah aku berkomunikasi kepadanya melalui mu??.”
“Tapi bagaimana caranya ??.”
Tanya Nadine dengan heran.
“Aku berbicara padanya dan dia berbicara melaluimu .”
“Baiklah.”
Sahut Nadine.
“Hides bisakah kau memaafkanku dan memaafkan kesalahanku, kau tahu aku hidup tanpamu seperti aku hidup tanpa tubuh.Sebenarnya aku ingin kita tidak hanya sekedar teman saja, aku ingin kau lebih dari itu, bisakah kau mengajakku pergi meninggalkan dirimu untuk bersamamu di alam baka, dan mungkin hanya itu caranya kau bisa pergi ke alam baka, denganku dan bersamaku.”
Hides pun merintih mendengarkannya dan akhirnya ia menangis.
“Iya aku memaafkanmu aku ingin pergi ke alam baka denganmu selamanya dan kau tau aku memiliki perasaan yang sama denganmu .”
Lalu kata-kata yang di ucapkan oleh Hides langsung di ucapkan kepada kakek French.Kakek French yang mendengarnya langsung tersenyum dan menutup matanya dengan senyuman.
Tiba-tiba sebuah awan putih menyerupai tangga turun dari atas langit berwarva putih. Lalu Hides yang tadi berada samping Nadine kini sudah berada di depan kakek French.
Tiba-tiba roh dari kakek French keluar dari tubuhnya dengan umur yang sama dengan Hides, lalu mereka pergi untuk menaiki tangga tersebut dan mereka akan meninggalkan Nadine, tetapi sebelum Hides meninggalkan Nadine untuk selamnya.Hides pun mendatangi Nadine dan memeluknya, lalu berpesan.
“Nadine berjanjilah padaku kau akan selalu tersenyum seperti ini dan selalu ceria walau tanpa aku dan berjanjilah padaku untuk bersekolah dengan rajin dan mendapat teman yang banyak.”
Hides mengucapkannya dengan sedih tetapi ia senang bisa pergi ke alam baka dengan orang yang ia sayangi. Hides pun menangis saat ia berpisah dengan Nadine dan Nadine pun meneteskan air matanya dengan tersenyum . Dan pada akhirnya mereka pergi ke alam baka.
Sebenarnya ayah Nadine sudah mengetahui itu semua dan bangga kepada putrinya.Pada akhirnya jenazah kakek French di makamkan di samping dari makam Hides. Nadine meras mereka akan bahagia dan begitu pula dengan ibunya.
Pada saat pertama kali Nadine masuk ke sekolah barunya banyak siswa yang berteman dengannya dan di sana ia juga dikenal sebagai Nadine yang ramah dan baik hati. 




Cerpen - A LONELY MERMAID

A LONELY MERMAID

Di Bumi ini terdapat perairan yan membentang luas dan samudara yang sangat luas bahkan tak terbayangkan bagaimana luasnya perairan di bumi kita ini.
Dari banyaknya samudra yang membantang luas mengelilingi bumi kita ini. Salah satu dari banyaknya samudra yang berada di bumi kita ini memiliki sebuah rahasia yang besar. Yaitu tempat tinggal para mermaid dan merman(Sebutan duyung untuk yang laki-laki).Di kedalaman samudra yang biru di sanalah mereka tinggal di kerajaan Merma.Mereka tinggal berdampingan dengan semua ekosistem laut dan tugas mereka juga adalah tetap menjaga agar lautan menjadi indah .
Mereka juga berteman dengan semua hewan air termasuk juga yang buas seperti ikan hiu.Menurut mereka ikan hiu adalah hewan penyayang , penuh kasih sayang, dan selalu membantu sesama makhluk. Sebenarnya mereka tak berbahaya mereka hanya akan menyerang jika mereka terancam.
Para mermaid dan merman hidup di kedalaman samudra bukan karena tak menyukai sinar matahari justru malah kebalikannya mereka menyukainya tetapi mereka melakukannya jika mereka merasa ingiin melakukannya. Mereka bisa saja berloncat-loncatan di permukaan air laut karena saking senangnya dengan sinar matahari.Mereka tinggal di kedalaman laut karena mereka tak ingin kehidupan mereka di ganggu oleh para humani yang sering  menangkap para mermaid dan merman.
Para mermaid dan merman yang sudah tertangkap akan di bawa pergi oleh para humani. Karena itulah raja dari kerajaan Merma menghimbau agar berhati-hati pada saat muncul ke permukaan air.Karena Para humani yang telah membuatnya kehilangan sang ratu atau istrinya yang mengorbankan nyawanya demi putrinya.
Sang raja merman yang bernama Neptune rust merma memiliki putri yang bernama Delvin nask Merma .Delvin adalah satu-satunya putri atau anak yang di miliki raja. Jadi Delvin adalah pewaris satu-satunya kerajaan Merma .
Hari yang cerah pun mewarnai samudra yang biru sehingga sinar tersebut dapat menyinari samudra hingga ke dasarnya tetapi tak semua dasar samudra terkena cahanya. Hanya bagian dari rumah rakyat saja yang terkena. Dan itulah yang menjadi daya tarik para mermaid dan mermain untu berenang ke permukaan air dan menikmatinya,tetapi itu semua tak berlaku untuk Delvin ia hanya diam memandang dunia luar dengan jendela kamarnya .Dan melihat para mermaid dan mermain yang lain bersenang-senang. Delvin di larang oleh sang raja untuk berenang ke permukaan karena itu berbahaya baginya. Jadi Delvin tak bisa melawan perintah sang raja. Dan itulah yang membuat kehidupannya membosankan.
Delvin yang memiliki rambut yang panjangyang berwarna merah yang panjang menjuntai hingga menutupi bagian punggungnya.Dengan ekor yang berwarna merah ruby dan sisik ekornya yang berkilau . Para mermaid menutupi buah dada mereka dengan selaput yang tebal sehingga yang terlihat hanya selaputnya saja.
Delvin yang sekarang ini hanya diam, sebenarnya memikirkan sesuatu , sebenarnya keinginannya adalh ia ingin memiliki sahabat yang senantiasa bisa menemaninya ska maupun duka.
Tetapi sahabat yang Delvin dambakan tak menginginkannya sama sekali dan jika Delvin bertemu dengan mereka , langsung saja mereka menjauh dari Delvin sejauh mungkin .Delvin tak tau apa sebab mereka ingin menjauhinya.
Meski sang raja sibuk dengan tugasnya yang selalu mengurus kerajaan tetapi ia juga tak pernah tidak meluangkan waktunya untuk menyemangati Delvin yang terkadang bosan dengan hidupnya sendiri dan itulah yang membuat Delvin dapat bertahan. Dengan semua itu.
Tetapi pada suatu hari Delvin benar-benar merasa muak dengan hidupnya yang membosankan. Lalu ia membulatkan tekad untuk menemui teman yang selalu ia incar untuk menjadi sahabatnya.
Pada hari itu sinar matahari bersinar terang tetapi tak ada yang tertarik untukberenang ke permukaan air untuk menikmati semua .
Via yang keluar untuk menemui teman yang selama ia idam-idamkan.Sebenarnya mereka adalah orang biasa saja tetapi sikap yang menyebalkan membuat Delvin merasa tertantang untuk berteman dengan mereka.
Pada saat Delvin berjalan – jalan dalam pencariaanya dan tak lama ia menemukan mereka dan langsung saja Delvin mendatangi mereka, dengan segara mereka bertiga pun langsung pergi meninggalkan Delvin yang ingin mendekat tanpa pikir panjan Delvin pun mengejar mereka .
“Tunggu , tunggu aku , aku hanya ingin bersahabat dengan kalian . Maukah kalian jadi sahabatku?? Hanya itu saja yang aku inginkan dari kalian.”
Tetapi tetap saja mereka tak mendengarkan apa yang dikataan Delvin.
“Kalau begitu aku akan melakukan semua yang kalian inginkan.”
Lalu mereka yang tadinya berlari sekarang menjadi berhenti dan menoleh ke belakang. Dan Delvin pun mendekat pada mereka.Pada akhirnya mereka pun berkenalan.
“Namaku adalah zaden garwin.”
Ujarnya teman Delvin yang berada di depannya.
“ yang di sebelah kiriku adalah Sean baigh dan yang di kanan adalah Gea dasim. “
Kata Zaden dengan ramah.
“ Kalau begitu kau ikutlah dengan kami , kami ingin kau ikut dengan kami ke permukaan.”
Ujar Zaden dengan senyuman yang manis.
Tetapi Sebenarnya Delvin pun berfikir-fikir karena ia tak diperbolehkan untuk berenang di permukaan air karena itu sangat membahayakannya, tetapi saat ini temannnya sangat penting baginya, jadi ia menerima tawaran tersebut.
Delvin pun diajak oleh ketiga temannya untuk berenang ke permukaan. Setelah mereka sampai ke permukaan, Delvin yang tak pernah melihatnya hanya bisa terkagum dan terpesona akan keindahan sinar matahari. Lalu teman-teman Delvin berloncat-loncatan bagai ikan paus yang sedang menghirup oksigen.Dengan semangat Delvin pun juga melakukannya, dalam percobaan pertama ia tak terlalu mahir tetapi ia tak putus asa demi temannya ia akan melakukannya.Sampai akhirnya Delvin pun bisa melakukannya dengan baik.Tetapi lama-lama ia merasa sangat senag melakukannya.Jadi ia melakukan berulang-ulang hingga ia tak sadar bahwa teman-temannya berlari meninggalkannya karena sebuah kapal para humani yang menuju ke arah mereka.Tetapi Delvin tak mengetahuinya dan ia terus-terusan meloncat-loncat hingga ia berhenti karena ia telah di tembak oleh seorang humani dan ia mengeluarkan darah akibat tembakkan yang menyebabkan lukanya . Dan humani tersebut menembaknya hingga ia tewas.
Sebenarnya humani tersebut tak ingin membunuh Delvin tetapi karena mereka salah menggunakan senjata. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk mengakhiri hidup Delvin dengan terus menembaki nya hingga meninggal dengan tenggelam.
Sang raja dari Merma yang sekarang ini sedang sibuk dengan pekerjaaannya yang ada di kerajaan , tiba- tiba seorang prajurit membawa pesan kepadanya.
“Kami menemukan putri Delvin di dasar laut dengan keadaan tak bernyawa lagi maaf kami terlambat menyelamatkannya,kami sekarang meletakan dia di dalam peti di aula kerajaan.”
Begitulah isi dari surat tersebut.
Setelah raja selesai membaca pesan tersebut ia pun langsung bergegas menuju aula.Setelah ia sampa raja pun mendekat ke peti tersebut dengan perasaan yang tak percaya bahwa putri yang is sayangi telah pergi meninggalkannya.
Setela pemakaman Delvin sang raja memerintahkan kepada prajuritnya untuk menemukan siapa pelaku yang melatabelakangi ini semua.
Setelah beberapa hari kemudian akhirnya pelakunya terungkap dan mereka di minta untuk menghadap sang raja. Mereka tak lain ialah zaden garwin, Gea dasim dan Sean baigh.
“Jelaskan mengapa ini semua bisa terjadi.”
Ujar sang raja dan mereka menjelaskan semuanya.
Sang raja merasa kecewa mendengar itu semua.
“Sebenarnya apa salah dari Delvin sehingga kalian bisa setega itu kepadanya.??”
Zaden pun menjawab pertanyaan sang raja dengan kepala tertunduk.
“Kami hanya iri dengan Delvin. Dan itu sebabnya mengapa kami membencinya.”
“Apa kalian tau?? Bahwa Delvin sangat amat ingin berteman kalian, bahkan ia rela melanggar peraturan yang telah aku buat untuknya.”
Kata raja dengan hati yang terluka karena putrinya meninggal dengan menggenaskan.
“Kalau begitu bunuh kami saja kami siap menanggungnya.”
Kata Zaden dengan bibir yang gemetar.
“Lebih kalian pergi dan menggambil pelajaran dari ini semua .”
Senggal raja.
Zaden pun terkejut mendengarnya, lalu bertanya.
“lalu siapa yang salah dalam kejadian ini.”
“Tak ada yang benar dari kejadian ini semuanya memiliki kesalahan yang sama.”
Lalu raja berpaling dan pergi dari hadapan mereka bertiga.







jendela

Cerpen -THE QUARREL BETWEEN THE HUMANI AND THE VOLD : The twins separate

THE QUARREL BETWEEN THE HUMANI AND THE VOLD : The twins separate

Mungkin kita hanya tahu bahwa kita hanya sendirian di alam semesta ini .Namun, sebenarnya angggapan ini salah . kita para ras humani tinggal di bumi di galaksi bima sakti . Tetapi sebenarnya diantara milyaran bintang yang bintang di angkasa,  diantara meteor - meteor yang melayang dan jarak yang sangat jauh dari bumi kita dan galaksi kita .
Terselip  sebuah galaksi yang memiliki planet berkehidupan selayaknya bumi . planet ini bernama ownal di planet ini yang tinggal bukan lah para humani tetapi para ras vold . Ras vold sebenarnya sama seperti ras humani . Namun, yang membedakan adalah para ras humani bisa menikmati terik sinar matahari , tetapi para ras vold tidak bisa menikmati nya karena  apabila mereka terkena siar terik tersebut mereka akan terbakar menjadi abu , dan makanan sehari- hari para ras vold adalah blood atau darah dan darah yang mereka makan selama ini di dapat dari hewan yang mereka kembang biakan di planet mereka .
Tampak luar dari ownal seperti bumi .Namun, apabila bila kita memasuki atau menjejakan kaki di ownal .Mungkin kita tercenggang karena di sana tak ada gravitasi tetapi para ras vold dapat berjalan seperti biasa karena mereka memiliki aura magis dan planet ini selalu tertutup kabut apabila sinar dari lumos mulai menyinari ownal . itu terjadi karena para tetua ras vold yang berhasil membuat perisai lumos yang di gambarkan seperti kabut para tetua ras vold terdiri atas 3 orang yaitu Ungan ersi hind, Vold van vard dan Afro felix latvia .
Planet ownal memilki banyak kerajaan . Tetapi meski memiliki banyak kerajaan para ras vold tak pernah sekalipun saling menyakiti antara satu sama lain . Karena pada setiap bulan para pemimpin ras vold berkumpul di sebuah tempat . Tempat itu adalah letak tengah planet ownal mereka berkumpul di sana untuk membahas masalah yang bearda di kerajaan mereka dan apabila salah satu raja memiliki masalah maka raja – raja lain akan siap membantu sebisa mereka . para tetua ras vold juga adalah raja dari kerajaan yang berada di planet ownal mereka adalah 3 raja yang bersahabat dekat . karena peran mereka yang dapat membuat perisai untuk planet ownal mereka di segani lebih dari semua raja yang ada di planet ownal dan bahkan mereka di beri singgasana yang lebih tinggi dari pada raja – raja lain pada saat berkumpul di titik pusat planet ownal , tetapi dengan pelakuan seperti itu tak membuat meeka sombong . Justru malah membuat mereka ingin membuat ownal serta segala isinya menjadi lebih baik .
Namun,ketentraman planet ownal mengalami permasalahan . Cahaya lumos yang awalnya jauh malah semakin mendekat dan membuat perisai planet ownal semakin menipis . Para tetua ras vold beserta raja- raja yang lainnya mencari solusi agar dapat mempertahankann planet ownal tetapi semakin lama banyak ras vold yang meninngal karena terkena sinar t lumos dan pada akhirnya solusi yang terbaik adalah meninggalkan planet ownal tetapi mereka tak tau bagaimana cara meninngalkan planet ownal dan akhirnya keberuntungan pun memihak mereka , para tetua ras vold menemukan portal yang dapat menghubungkan antara ownal dan planet yang bernama bumi . Para ras tetua yakin bahwa mereka akan bertahan hidup bila berada di bumi . Dan akhirnya planet ownal di tinggalkan begitu saja .
Sinar matahari yang di selimuti oleh kabut mewarnai hari dari seorang Via . Avianda via latvia, dia adalah cucu dari Afro felix latvia , keturunan dari kerajaan Latvia dan anak dari raja Fleming nick Latvia dan ratu Nelle quartz latvia  dan meski Via adalah cucu dari Afro felix latvia tetapi ia tak pernah bertemu dengannya , hanya cerita lah yang dapa menggenalkan Via pada nya . Tak ada yang tau kenapa para tetua ras vold pergi begitu saja dan pernah kembali lagi .
Keistimewaan lain dari ras vold adalah memreka memiliki demond dan demond mereka juga yang membedakan mereka .Apabila berasal dari kalangan bangsawan demond mereka dapat berubah bentuk seperti apa yang mereka inginkan  dan apabila dari kalangan orang biasa demond mereka hanya memiliki satu bentuk .Sebenarnya apabila mereka hidup di planetwnal mereka hanya akan bertambah umur dalam 1 tahun dalam 1000 tahun tetapi bila mereka berada di bumi umur mereka menjadi agak pendek yaitu akan bertambah umur 1 tahun dalam waktu 100 tahun dan yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah gravitasi bumi yang membuat mereka lebih cepat menua . 
Sejak kecil Via belajar berlatih bela diri , keinginan tersebut lahir dalam Via sendiri. Ia sangat mahir menggunakan hampir semua senjata . Namun, yang paling di sukainya adalah panahan .
Pagi ini Via belajar berlatih pedang dengan salah seorang prajurit yang bernama Sond dhyvo di halaman kastil . Kastil latvia memiliki halaman yang sangat luas sehingga banyak prajurit yang membangun tenda atau tempat pelatihan bela diri . Di mata kalangan para prajurit Via adalah seorang yang paling cepat untuk memahami sesuatu yang akan di pelajarinya .
Pada saat Via beradi pedang sang ratu datang membawakan sarapan pagi untuknya . Memang yang hanya terpikir di dalam benak Via adalah berlatih dengan para prajurit yang berada di luar kastil . Kebiasaanya adalah terbangun dari tidur , membersihkan diri , berganti baju lalu turun untuk berlatih dan itu terjadi setiap hari .Ratu yang memakai gaun berwarna violet memiliki renda – renda merah di sekujur lengannya dengan rambut berwarna hitam digelung ketat  datang dari dari dalam kastil keluar dengan membawa semangkuk sarapan lalu berjalan dan mendekati bangku taman kosoong yang berada di luar kastil , dan mendudukinya .
Lalu sang ratu memanggil Via .
“Via bisakah kau berhenti sebentar saja untuk sarapan pagi mu sayang ??.”
Dengan membalikan tubuhnya ke belakang dan menyimpan pedang nya di bagian pinggangnya . Lalu raut muka Via yang awalnya serius berubah menjadi senyuman . Via memiliki rambut panjang sepinggang berwarna violet , postur badannya bisa dibilang dia agak kurus dan memiliki badan yang tinggi untuk seusianya . Via yang memakai baju atasan berupa baju berwarna merah yang memiliki renda bergambarkan sulur- sulur tumbuhan yang berwarna biru  yang mengkerut di lengan baju nya , serta celana panjang biru dan boots yang panjang berwarna hitam.Dan pada saat Via berjalan mendekat ke ratu rambutnya diterpa angin sepoi- sepoi sehingga membuat rambutnya seperti bergoyang secara perlahan seiring ia berjalan .
Lalu sang ratu pun mengerutkan dahi dan berkata .
“Via bisakah kau memakai baju yang seharusnya kau pakai ??!.”
Lalu Via hanya tersenyuun menatap ratu sambil duduk mendampingi sang ratu .
“Mum, sudahlah itu tak penting . yang penting adalah mana sarapanku.”
Via berkata sambil menyeringai di depan sang ratu . Lalu Via berdeham dan bertanya .
“ Dimana dad dari tadi aku keluar dia tak terlihat sama sekali ??.”
Lalu sang ratu pun menjawab
“Entahlah, aku tak tau “
Lalu Via memulai suapan pertamanya dan tiba – tiba Via mencabut pedang yang tadi ia simpan di pinggangnyadab menodongkan nya ke seseorang yang berada di belakangnya . Sontak san ratu terkejut dengan sikap Via .
“Via apa yang kau lakukan ???!!”
Via menurunkan pedangnya dan menyimpannya kembali lalu tersenyum dan hanya berkata .
“ Maaf dad aku hanya bercanda .Omong-omong dad dari mana saja ??“
Lalu sang raja yang berdiri di hadapan Via yang memiliki rambut pendek berwarna coklat tua dan memakai baju jas ala ras vold lengkap dengan bagian belakang yang panjang hampir sampai bawah .Ia memiliki tingginya yang hampir sama seperti Via .
“Dad cobalah ini kau pasti akan menyukainya .“
Lalu Via menyuapkannya ka mulut raja dan langsung saja berkata .
“ Apa ini??”
Via pun menjawab sambil menahan tawa .
“ duck blood untuk vegetarian dad .”
Lalu dengan segera saja sang raja pun berlari kedalam kastil dan Via pun hanya tertawa , Melihat itupun ratu sampai terheran-heran sendiri dan bertaya .
“Via mengapa kau begitu jail dengan dad mu sendiri??.”
Via yang sedang sibuk tertawa pun meyempatkan berbicara.
“Salah sendiri dia tak ingin menjadi vegetarian selalu saja kesukaanya dengan blood humani dan kadang aku heran sebenarnya apa enaknya sih ??.”
Dari jauh terlihat 2 orang yang menunggangi kuda mereka .Di sebelah kiri dengan kuda yang berwarna merah tetapi agak mengarah kecokelatan adalah kuda dari Ungan dee hind dengan demondnya yang bernama red dan di sebelah kanan dengan kuda berwarna putih adalah Veld steve van dengan demond yang bernama white. Mereka adlah sahabat Via dari kecil dan orang tua mereka juga berteman baik dengan sang raja dan ratu . karena mereka adalah keturunan dari para tetua ras vold.
Via pun bangkit dan segera memanggil dark mengejapkan mata karena itulah cara memanggil demond mereka yang pergi agak jauh dari mereka karena fikiran demond dengan ras vold saling terhubung begitu juga jiwa mereka. Lalu apabila seorang vold meninggal maka demondnya pun juga kan meninggal dan apabila demondnya terluka ia pun akan ikut mersa kesakitan. Lalu dari jauh terlihat sesosok kuda hitam yang berlari menuju ke Via dan dialah dark demond dari Via .Lalu Via pun berpamitan kepada sang ratu dengan memeluk dan mencium dahinya dengan berkata
“ Aku pergi dulu mum .“
Dengan akhiran perkataan tersebut Via pun mewarnainya dengan senyuman . Sang ratu pun melepaskan Via pergi dengan perkataan .
“Cepatlah pulang sayang dan jangan kau membahayakan dirimu dan sahabat-sahabatmu.”
Lalu Via pun menaiki dark dan pergi dengan dark menyusul steve dan dee. Lalu perlahan-lahan  mereka pergi menjauh dari kastil . Dari jauh terlihat ratu yang sedang duduk sendiri menikmati angin sepoi-sepoi yang menggoyang rumput dengan halus. Ia hanya menatap ke depan dengan tatpan kosong . Namun, meski tatapannya kosong ia tetap memikirkan sesuatu.
Meski setelah mereka telah lama hidup dalam kesenangan. Namun, di hati sang ratu menuliskan sesuatu yang mungkin hanya dapat ia rasakan sendiri. Ia sedang mamikirkan sesuatu yang membuat nya tak sengaja menitihkan air mata ke pipinya .  

Malam yang dingin pun tiba ratu yang sekarang ini sedang menunggu Via di bangku taman mulai merasa cemas dengan Via karena dia belum juga kembali . Angin malam yang behembus menyapu pipi halus dari sang ratu meski bulan bersinar terang tetapi kecemasan tersebut tak membuat kecemasan sang ratu ratu menghilang . Karena terkadang ratu menatap bulan yang bersinar terang itu akan membuat segala kecemasannya hilang , namun kali ini itu tak berlaku.
Dari jauh terlihat seekor kuda dengan pengendarannya datang menuju ke arah sang ratu yang sedang cemas dan dengan sekatika kecemasan itu pun hilang karena yang di lihatnya adalah Via .
Lalu sang ratu pun bertanya kepada Via yang sedang mencoba turun dari dark.
“Mengapa kau terlambat sayang ??.”
 “Maaf mum tadi aku agak sedikit tersesat.”
“Kalau begitu kau masuk saja kau lapar bukan ??”
“Tidak mum aku hanya lelah saja jadi aku ingin pergi ke kamarku saja untuk beristirahat.”
Kata Via yang sedang menoba mengubah dark menjadi kucing .Setelah Dark menjadi kucing Via pun menawarkan pada ratu untuk masuk ke dalam dengan nya
“Mum ayolah kita masuk . Ini sudah malam.“
Lalu sang ratu menolak tawaran Via dan hanya ingin duduk sebentar di bangku taman untuk menikmati sinar bulan . Tetapi sebenarnya itu tak sepenuhnya benar.
Lalu Via pun berjalan menuju ke arah kastil untuk menuju ke kamarnya dan beristirahat di iringi dengan Dark .
Dan sang ratu yang kembali duduk sendri di bangku taman tersebut , kembali melihat sinar bulan dan tak sengaja ia menitihkan air mata yang jatuh ke pipi nya . Tak lama sang raja pun muncul dan berjalan menghampiri sang ratu yang sedang duduk sendiri untuk menemaninya . Ia pun duduk dan mengawali percakapannya .
“Sudahlah, aku tau apa yang kau pikirka hingga kau meneteskan air mata .”
Lalu sang raja pun mengusap air mata yang jatuh di pipi dari sang ratu. Sang ratu pun memulai percakapannya dengan berkata.
“Tak sehari pun yang aku lewatkan untuk merindukannya.Andaikan Avianda vanda latvia ada di sini mungkin hidupku akan penuh dengan ke bahagiaan”
Lalu tak sengaja Via melihat dan mendengarnya . Para ras Vold memiliki kelebihan sendiri – sendiri dan kelebihan Via salah satunya adalah dapat mendengarkan percakapan orang lain yang seperti keinginnya.
Via pun berfikir di dalam hati.
“Siapa kah dia?? Yang bisa membuat mum cemas dengan begitu hebatnya ?? yang membuatnya menangi?? Dan siapa Avianda vanda latvia ??.”
Lalu Via pun bergegas keluar dari kastil untuk mem nemui sang raja dan sang ratu untuk bertemu dan bertanya kepada mereka apa yang sebenarnya terjadi dengan meninggalkan dark yang tertidur . 
Setelah Via sampai di sebelah sang raja dan ratu . Ia pun bertanya .
“Siapa dia ??Siapa Avianda van latvia??.”
Dengan mengambil nafas akhirnya sang raja pun berebicara dengan sejujurnya .
“Avianda vanda latvia dia adalah saudar kembar mu yang  terpisah dari mu pada saat kalian masih bayi . Itu terjadi pada saat nenek kalian mengantarkan kalian pulang kembali ke kerajaan latvia . Pada saat itu di tengah hutan dan pada saat malam hari , kereta yang membawa nenekmu dan kalian di serang oleh para humani . sebenarnya nenek mu dapat menghalau merak semua namun, salah seorang humani mengetahui kelemahan nenek mu yaitu kain berwarna kuning . pada saat nenkmu menghalau mereka, dari belakang nenek mu di serang dengan menutupi sekujur tubuh dengan kain kuning tersebut lalu mereka mengikat nenek mu bersama tali tersebut dan melemperkan nenekmu ke dalam api yang menyala yang sudah mereka buat. Tetapi sebelumnya nenekmu sudah menyerahkan kalian kepada 2 penjaga setianya . Via kau di serahkan kepada sony dhyvo dan Vanda di serahkan kepada Edgar nesian. Dari jauh 2 penjaga tersebut menyaksikan penyiksaan tersebut tetapi pada saat nenek kalian terbakar mereka pun pergi karena tak kuasa melihatnya .Tetapi pada saat mereka pergi, para humani tau dan langsung mengejar mereka berdua dan dengan liciknya para humani tersebut salah satu dari mereka memanah ke arah 2 penjaga tersebut dengan panah besi yang merepukan kelemahan kita dan mengenai edgar yang membawa Vand dengannya dan edgar pun terjatuh dengan vanda tetapi meski di punggung edgar tertancap panah tersebut ia tetap melawannya sampai ia meninggal.Tetapi sony sebenarnya ingiin menoloong Vanda tetapi paa saat itu Vanda sudah berada di tangan para humani dan edgar tak bisa melakukan apa-apa selain meninggalkan mereka dan menyelamatkanmu.”
Via pun terkejut bahkan sampai berlutut mendengarnya ia merasa terpukul dengan itu dan ratu yang berada di samping raja pun mulai berlinang dengan air mata .
Lalu sang raja pun berbicara kembali mengenai Vanda .
“Para mata-mataku berkat bahwa Vand sekarang berada di kerajaan sun dan di sana hanya para segelintir orang saja yang tau dan nama Vanda pada saat di sana adalah Moonshine tetapi ia tak tau bahwa namanya sebenarnya adalah Vanda . Karena apabila seluruh orang tau itu akan menyebabkan keburukan akan terjadi .”
Dan Via pun bangkit berjalan memasuki kastil ia bermaksud untuk ke kamarnya . Setelah ia masuk ke kakmarnya ia pun langung menyiapkan pena dan secarik kertas untuk menulis apa yang terjadi dan meminta pertolongan kepada ke2 sahabatnya . Dan sang raja dan ratu segera menyusul ke kamar Via untuk melihat apa yang akan dilakukan Via .
Dan mereka pun bertanya dengan apa yang akan Via lakukan.
“Via apa yang akan kau lakukan ??.”
Dan Via pun menjawab dengan tangan yang sedang menulis.
“Apa yang harus dilakukan sebagai saudara !!.”
Sang raja pun terkejut mendengar apa yang keluar dari mulut Via.
“Apa kau gila ??!!.Itu akan membahayakan mu semua keturuna dari humani membenci kita terkadang mereka hanya menganggap kita sebagai legenda belak dan semua keturunan dari kerajaan telah bersumpah akan selalu memusuhi kita, membuat kita sengsara dan mereka juga bisa membunuh kita.”
Lalu Via tak menghiraukannya .
“Besok pagi sudah ku tetapkan aku akan pergi dengan Steve dan Dee. “
Lalu sang ratu yang dari tadi hanya terdiam sekarang akhirnya berbicara.
“ Aku tau Via yang kau lakukan ini memang berbahaya tetapi aku tak bisa menolaknya , sekarang aku menyerahkan semua kepadamu karena aku percaya padamu, karena kau dapat melindungi diri .”
Lalu sang ratu prun mengakhiri perkataannya tadi dengan senyuman yang memberi Via semangat dan pergi meninggalkan kamarnya.  Tetapi pada akhirnya sang raja pun memutuskan untuk mengijinkan Via pergi .
“Baiklah Via aku mengizinkan mu pergi dan aku ingin melihat ilmu yang selama ini kau pelajari berkerja. “
Lalu surat yang ia tulis pun yang sudah jadi ia kirim kan kepada 2 sahabatnya melalui dark yang sudah di ubahnya melalui bentuk seekor burung dan menerbangkannya keluar melalui jendela .

Pagi hari yang selalu tertutup fogg pun muncul dengan menyapa kastil Latvia . Hari itu adalah hari dimana mereka bertiga akan menjelajahi dunia para humani . mereka akan ke dunia humani dengan menggunakan portal . sang raja dan ratu hanya bisa mengantar mereka sampai di situ saja .
Lalu sang ratu pun melepaskan Via dengan dengen pelukan yang sangat erat dan mengecup dahi Via sebagai ucapan semoga berhasil . Lalu sang raja pun juga memeluk Via sebagai ucapan semangat untuk Via .
Dan mereka melawati portal tersebeut dengan sekali langkah saja.Dan dengan segera portal tersebut tertutup lagi . Dihadapan mereka adalah malam yang gelap dan di depan mereka hanya ada pohon-pohon yang tinggi .
Kata- kata yanga terucap pertama kali di mulut steve adalah .
”Via apa kau tau cara kita untuk kembali ke dungan dengan portal tersebut .“
Via yang mendengarkan hanya mengerutkan dahi dan merasa agak sedikit kesal mendengarnya.
“Tentu saja.”
Dengan sekajap akhirnya mereka mengubah demond mereka menjadi kuda dan segera menaikinya. Via bermaksud untuk memimpin Steve dan Dee.
“ Steve dan Dee kalian di belakangku dan aku yang berada di depan untuk memimpin  karena aku tau jalan yang akan kita lewati .”
Pada akhirnya merka mengganguk dan segera menuruti perkataan Via tersebut . Dan tiba-tiba Steve pun bicara .
“Via apakah kau membawa petanya ??.”
Tanyanya.Via pun menjawab satu kata yang membuat Steve bisa jadi panik.
“Tidak.”
Dan steve pun jadi menggila mendengarnya dengan berbicara mengerutu dengan keras. Lalu Dee pun segera menyengaal gerutuan Steve .
“Steve, kau diamlah.Via tau apa yang di lakukannya dan kita kan sudah menyepakati bahwa kita mempercayainya .“
Setelah mereka lama berjalan dengan kuda mereka . Sinar yang gelap sekarang sudah mulai tampak terang dan segara menunjukan bahwa matahari akan muncul .Dan langsung saja Via meminta Steve dan Dee dengan demond mereka berlari .
Dee yang sekarang panik bertanya ke Via.
“Via apakah perjalanan kita masih lama ??.”
Via yang berada di depan pun mejawab pertanyaan sahabatnya.
“Tak lama, lagi kita akan melewati sungai dan kita akan berlindung di gua tersebut sampai malam tiba .”
Tak lama setelah percakapan tersebut hutan yang hanya di penuhi pohon sekarang seperti terbelah oleh sungai tersebut, dari situ mereka bisa melihat bahwa tak lama lagi sinar terik matahari akan muncul. Dengan melihat hal tersebut mereka segera menyebrangi sungai tersebut.
Tetapi sungai tersebut tak terlalu dalam jadi  mereka dapat dengan mudah .Namun, pada saat mereka berada di tengah-tengah sungai mereka di kejutkan dengan air sungai yang mendadak mengalir deras seperti ingin menyapu mereka .
“Ayolah cepat kita tak punya banyak waktu .”
Setelah mereka menyebrangi sungai tersebut .Merekapun berlari menyusuri hutan demi menemukan gua tersebut.Di belakang mereka hanya terlihat sinar matahari yang mengejar mereka seperti siap membunuh mereka.
Lalu kemudian di depan terlihat goa yang mengangga lalu dengan sisa tenaga mereka, mereka pun berlari .
Dan pada akhirnya mereka dapat memasuki gua tersebut dengan sisa tenaga mereka.Pada saat mereka memasuki gua tersebut.Gua itu sangat gelap dan lembab ,sebagai pengganti penerangan Via pun menyalakan api hijau dengan menggunakan tangannya.Penerangan itu memang tak membuat semua terang tetapi cukup melihat.
“Kita harus pergi ke tengah gua untuk menghindari humani.”
Saran Steve.
Lalu mereka berjalan dengan menunggangi demond mereka.Sebenarnya ada keganjalan sejak mereka memasuki gua tersebut,yaitu Via yang dari hanya terdiam saja. Setelah mereka sampai di tengah gua mereka pun memutuskan untuk beristirahat. Dengan menyalakan api hijau yang di taruh di jalan gua sehingga mereka dapat mengitarinya. Lalu Dee pun perlahan-lahan merasakan kantuk yang merasuk dan menjalar ke tubuhnya.
“Steve kau berjaga duluan o..k..e....”
Dan Dee pun tertidur di dinding goa sebagai sandaran.Berbeda dengan Dee ,Via yang sekarang hanyalah terdiam memikirkan sesuatu dengan melihat perapian yang ada di depannya.Lalu tak lama setelah Via berfikir ia pun berdiri .
“Steve kau di sini menjaga Dee, aku ingin berjalan-jalan sebentar.”
Steve yang heran pun bertanya.
“Apa kau gila bila kau keluar kau bisa mati.”
Dahi Via pun berkerut mendengar perkataan Steve.
“Hei,siapa bilang aku akan pergi keluar goa .Aku hanya ingin berjalan-jalan menyusuri gua ini .”
“Baiklah tapi jangan lama-lama.”
Senggal Steve.
Via pun mulai berjalan menyusuri gua meninggalkan Dee dan Steve yang berada di belakang bersama dark yang di ubahnya menjadi kucing.Setelah lama berjalan Via merasa gua ini tak memiliki ujung . Dan perasaan yang mengganjal dalam hatinya itu mungkin bukan apa-apa. Lalu setelah Via melangkah selangkah terakhir kedepan dia terkejut karena ia terjatuh dalam lubang tetapi lubang itu tak cukup dalam dan api yang tadi ia bawanya pun padam.
Lalu Via mencoba berdiri dan menyalakan api itu lagi dengan tangan nya dan mencari dark yang tadi berada di belakangnyadan bertanya padanya
“Apa kau baik-baik saja.”
Dengan anggukan Dark pun menjawabnya.
Yang berada di depan Via adalah ujung gua dan Via fikir di sana tak ada apa-apa.Tetapi pada saat Dark menunjukan suatu benda yang berkilau yang melrkat di  dindiing gua. Pada saat itu Via pun mendekati dark dan melihatnya lebih jelas .Via fikir itu adalah berlian lalu ia mencoba merabahnya .Dan seketika lubang yang berada di ujung gua tersebut berekobar api yangmenyala-nyala seperti api yang ia bawa di tangannya.Lalu pada saat itu Via melihat di tengah gua tersebut tampak 3 peti batu yang di selimuti oleh api tadi .
Setelah Via mengamati peti itu lebih dekat .Peti yan terletak di tengah menggambarkan tulisan kuno ras vold yang dapat di terjemahkan oleh Via.Yang berartikan “Satukan kunci yang hilang maka kau akan menemukannya jawabannya dan kau dapat membukanya .” lalu secara refleks Via pun menggingat cerita yang pernah di ceritakan oleh sang raja padanya.Dan paling yang paling di iingatnya juga adalah kata-kata yang tersusun sebelum kalimat tersebut yaitu “Sang cahaya hijau akan menuntunm dengan jawabannya.
Lalu tak berselang lama Via berfikir Via pun tau apa yang harus di lakukannya.Dengan segera ia mengambil berlian yang ia jumpai tadi dan melekatkan di peti yang yang terletak di tengah sekaligus di bawah tulisan yang berhasil ia artikan.
Lalu secara mengejutkan dari 3 peti tersebut keluar semacam roh .Dan yang membuat Via semakin terkejut mereka adalah para tetua ras vold dan orang yang berada di tengah tersebut adalah Afro felix latvia tak lain kakek Via sendiri.
Dengan rasa tak percaya Via pun mencoba memuka pembicaraan dengan mereka.
“Kakek itukah kau benarkah itu kau??.”
Lalu Felix pun menjawab dengan senyuman hangat .
“Iya cucuku ini aku .Kau dapat mengenaliku dari mana ??.”
“Aku mengenalmu dari dad yang selalu memajang lukisanmu di dinding kastil dan dari dad pula aku mengenal kakek .”
Jawab Via dengan penuh kekaguman.
Lalu seorang pria yang berada di sebelah Felix pun bertanya .
“Via apakah kau mengajak Steve dan Dee ??.”
Lalu Via lupa jika ingin memangil mereka karena dia sangat kagum terhadap para tetua ras Vold.Langsung saja Via menoleh kepalanya ke belakang untuk memberikan kode kepada Dark untuk memangil Steve dan Dee.Langsung saj Dark melesat meninggalkan Via.
Felix pun melanjutkan pembicaraannya dengan Via.
“Via bisakah kau menyambut tangan ku sebentar .”
“Untuk apa??.”
Tanya Via dengan heran .
“Untuk memberikan jawaban atas semua pertanyaanmu . Jadi aku akan memberikan semua ingatanku tentang planet ownal serta semua yang ada di fikirankuDan hanya itulah yang bisa aku lakukan untukmu.”
Lalu Felix mengulurkan tangannya dan Via puun dengan senang hati menyambutnya.
“Tutuplah kedua mata mu Via agar kau bisa merasakan bagaimana fikiranku merasuk ke fikiranmu .”
Lalu Via pun menutup kedua matanya , ia merasakan bahwa fikiran itu masuk ke fikirannya secara cepat jadi ia tak dapat melihatnya dengan jelas.
Dan akhirnya Steve dan Dee pun datang . Mereka juga terkejut dengan apa yang di temukan oleh Via dan apa yang di lihat di hadapannya.
Steve pun bergegas menuju ke kakeknya di sebelah kiri dari Felix untuk berbincang sebentar dan Dee pun juga menuju ke kanan untuk berbincang ke kakeknya .
Setelah Via membuka mata semua itu sudah selesai dan pada saat ia melihat gua yang ia masuki pandangan Via mulai berebeda semuanya , serasa ia sudah mengetahui semua tentang gua ini.
Setelah perbincangan mereka selesai Felix memberi nasehat untuk mengubah demond mereka dengan hewan yang bernama hipogrif agar mereka dapat cepat menyelamatkan Vanda.
“Sebaiknya kalian mengubah demond kalian dengan hipogrif agar mempermudah kalian.”
Dee pun heran apa itu hipogrif ? langsung bertanya ke Felix.
“Hewan apa itu sebenarnya??”.
Felix pun tersenyum mendengar pertanyaan Dee.
“Tanya saja kepada Via , dia tau semuanya.Cepatlah waktu kalian tak banyak hari sudah mulai senja dan akan menjadi malam ini saatnya kalian menunjukan kemampuan kalian .”
“Lalu bagaimana dengan perjanjian yang telah kalian buat dengan para humani ??”.
Tanya Steve yabg terkejut.
“Perjanjian itu tak berlaku lagi .Cepatlah kalian pergi kami akan aman di sini dan bila saatnya kami akan kembalilagi.”
Setelah Via,Steve dan Dee mengucapkan salam perpisahan akhirnya mereka pun pergi dan ruangan tersebut menjadi gelap dan seperti semula. Akhirnya mereka pun menyusun rencan yang di buat oleh Via.Setelah rencana tersebut usai di susun sekaranglah saatnya.
Mereka keluar dengan diamond mereka pertama Via yang mencontohkan bagaimana hipogrif. Lalu mereka pun berangkat menuju kerajaan dengan hipogrif . Hipogrif sebenarnya adalah mkhluk legendaris sejenis griffin yang berwujud stengah burung dan setengah kuda.Kepala dan badannya menyerupai burung sedangkan bagian belakangnya menyerupai kuda.
Setelah mereka sampai di kastil sun Dee turun untuk mengawasi keadaan di bawah dan Steve memasuki kastil untuk memastikan bahwa semua aman. Setelah memastikan semua aman Via pun memasuki kastil dan mencari kamar dari Vanda . ia mengikuti instingya untuk mencoba pintu kayu ek yang berada tak jauh darinya Pada saat ia sampai di depan pintu kayu ek ia pun membukannya .
Dan yang ada di dalamnya adalah seorang gadis . Setelah ia mencoba melangkah untuk melihatnya secara dekat sang gadis itu pun bangun .Dan mendapati bahwa kamarnya di masuki oleh orang lain.
“Siapa kau? Mengapa kaku mirip dengan ku apakah kau kembaranku yang sudah meninggal puluhan tahun yang lalu dan atau kah kau penyihir yang mengutukku sehingga aku menjadi awet muda??.”
Via serasa ingin tertawa terbahak-bahak mendengarnya. Lalu Via menjelaskan semuanya .Dan Vanda pun masih terheran-heran.
“Jadi selama ini yang aku sebut keluargaku dan kau adalah kakakku??.”
Via mengganguk dan berkata.
“Kau harus percaya padaku.Aku akan membawamu pulang ke mum karena mum merindukanmu dan juga menginginkan keluarganya lengkap , aku tak ingin melihatnya sedih lagi.Percayalah padaku ayo kita pergi .”
Pada akhirnya Vanda pun luluh dan mengikuti apa yang dikatakan Via.Pada saat mereka keluar salah seorang prajurit mengetahui tentang Via yang mencoba membawa kabur Vanda ,sang prajurit pun langung menggangkat pedang dan menyerang tetapi Via hanya dengan sekali tebas ia dapat membunuhnya lalu lonceng pun di kastil itu pun berbunyi yang menandakan bahwa telah terjadi serangan dan para prajurit humani mulai berdatangan dalam jumlah yang banyak.
Dengan segera Via memangil Dark sekali siulannya lalu Via dan vanda menaiki Dark . Dan mereka akhirnya mengudara.
“Vanda dimana diamond mu ??.”
Tanya Via dengan panik
“Dia selalu ada di saku ku dia berbentuk tikus putih dan diamond kakak??.”
“Yang sedang kau naiki ini.”
  Senggal Via.
Lalu Steve dan Dee pun bergabung dengan Via.
“Via apa kau tak apa ??.”
  Tanya Steve
“Aku tak apa-apa.”
Tanpa mereka sadari sebuah panah melesat menggarah ke Via dan menggenai punggung di sebelah kanan dan busur itu adalah tak lain busur besi yang bisa membuat soerang Vold bisa terbunuh dalam sekejap .
Sontak mereka terkejut.
“Via kau bertahanlah kita akan turun.” Sela Dee
“Lebih baik kita langsung saja menuju portal.Aku bisa bertahan .”
Lalu dengan perilaku yang nekat Via langsung melepas panah yang telah menembus punggung bagian kanannya. Sontak Steve,Dee dan Vanda terkejut bukan main .
Steve yang ahli dalam segala ilmu pengobatan pun tercenganng.
“Via apa kau gila, kau bisa mati kehabisan darah.”
Darah dari ras Vold memang berbeda dengan manusia bila menusia memiliki darah yang berwarna merah ,ras vold memiliki darah berwarna biru.
“Kita sudah sampai ini saatnya kita turun itu adalah pohon portal yang kita lewati.”
Sesaat kemudian mereka turun dan Via yang semakin melemah mencoba membuka portal dengan sisa tenaganya. Dengan cepat mereka semua melesat masuk ke portal dan berhasil kembali ke dunia ras Vold .
Lalu mereka semua melaesat berlari cepat dengan hipogrif mereka menuju ke kastil latvia.
Setelah sampai di sana sang ratu pun terkejud dengan Via yang terluka parah.
“Cepat bawa masuk Via bawa ia ke kamarnya .”
Dengan segera semuanya berkumpul untuk melihat keadaan Via .
Setelah Via dan ke2 sahabatnya kembali membawa Vanda sang ratu sekarang tak bersedih lagi tetapi hanya cemas dengan Via yang belum juga sadarkan diri. Semua orang masih menunggu Via .
Vanda yang sekarang sudah mengerti semua seluk-beluk tentang ras vold dan ia juga sudah belajar banyak . Tetapi kebahagiaan Vanda belum sempurna dan begitu juga dengan semua orang yang menunggu sadarnya Via .
Meskipun Vanda sudah kembali ka dalam pelukan sang raja dan ratu. Tetapi ini adalah bukan akhir dari segalanya melainkan awal dari peperangan yang tak biasa di hindari oleh humani dan vold.